2013/01/29

Kesan Pertama Memakai Lensa Telephoto Nikon Dx 55-200mm Vr

Ketika membeli sebuah kamera DSLR biasanya disertakan pula lensa bawaan alias lensa kit. Demikian pula dengan kamera DSLR saya. Kebetulan untuk Nikon D3100 yang saya miliki dari sononya sudah dilengkapi dengan lensa kit bawaan Nikon DX 18-55 mm Vr. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan lensa ini sehingga harus diganti. Hasil jepretan lensa kit juga lumayan. Dengan sedikit trik bisa dihasilkan foto yang tajam. Bagi yang menyukai bokeh, lensa kit ini juga bisa menghasikan bokeh yang halus.

Namun dengan rentang yang cuma sampai dengan 55 mm tentunya lensa ini memiliki keterbatasan dalam hal zoom nya. Banyak obyek menarik yang terlewat dikarenakan keterbatasan ini. Obyek – obyek yang jaraknya agak jauh tidak bisa dibidik. Kita juga tidak bisa mengambil foto hewan tanpa membuat si hewan ini takut dan melarikan diri sebelum kita berhasil mengambil fotonya. Lensa ini juga tidak memungkinkan mengambil foto candid.

Karena alasan diatas akhirnya saya mulai tertarik dengan lensa telephoto dengan range yang lebih jauh lagi. Awalnya terdapat beberapa pilihan yaitu Thamron 18-200 mm, Thamron 70-300 mm, Nikon DX 55-200 mm VR. Thamron 18-200 mm masuk list karena rentang lensa ini sangat luas. Cukup bawa satu lensa kemana – mana. Bisa untuk jarak dekat maupun jauh. Itu mengapa lensa dengan range ini disebut lensa sapu jagad. Nggak perlu gonta – ganti lensa lagi. Namun akhirnya lensa ini saya coret karena harganya masih mirip – mirip dengan lensa Nikon dan toh saya sudah punya lensa kit 18-55mm untuk jarak dekat. Pilihan kedua adalah thamron 70-300 mm. dengan harga yang cukup terjangkau lensa ini menawarkan range yang cukup jauh 300 mm. Namun akhirnya lensa inipun harus saya coret karena belum adanya fitur VC yang mengurangi kemungkinan foto blur. Akhirnya pilihan saya jatuhkan ke lensa ketiga Nikon DX 55-200 mm Vr. Lensa ini pas sekali berpasangan melengkapi lensa kit saya 18-55 mm. Dan dari sisi brand pun tidak usah diragukan lensa keluaran Nikon. Harga terjangkau dan sudah dilengkapi VR. Rujukan lensa kenrockwell pun merekomendasikan lensa ini. Lensa yang memberikan lebih dari apa yang kita bayarkan.

Setelah lensa ditangan, uji coba dilakukan di lokasi yang tidak terlalu jauh. Cukup di area persawahan di belakang rumah saya. Sebenarnya pinginnya pagi – pagi buta sudah turun ke sawah hunting. Tapi efek sugesti bahwa hari itu hari libur membuat mata saya terlelap lagi setelah sholat subuh. Akhirnya matahari sudah lumayan tinggi ketika saya terjun ke sawah. Aktifitas petani sudah mulai rame. Padi di sawah sudah mulai menguning kawan. Sebentar lagi panen. Namun burung – burung tampaknya berusaha mengganggu kebahagiaan petani. Burung – burung berpesta pora memakan padi yang menguning. Pak tani pun berusaha mengusir burung – burung ini menggunakan berbagai cara. Dengan plastik yang diikat di tali kemudian digerakkan, kentongan, bahkan seringkali dengan teriakan – teriakan. Sebuah drama yang asik sekali untuk dibidik.

Tidak hanya itu, hewan – hewan kecil di sawah pun tidak luput menjadi target bidikan kamera saya. Beberapa ekor capung dan kupu – kupu berhasil saya bidik. Hal yang sulit dilakukan dengan lensa kit. Sebelum berhasil mengambil gambar pasti si kupu sudah terbang duluan karena kita terlalu mendekat. Dengan lensa baru ini cukup zoom dan si kupu – kupu cantik ini tidak terganggu ketika saya ambil gambarnya. Bagaimana hasilnya? Yah, walaupun tidak sedetail lensa khusus makro, namun saya cukup puas. Objek cukup tajam dan bokeh yang dihasilkan lumayan halus.

Demikian review singkat dari tukang foto amatiran mengenai lensa Nikon DX 55-200 mm VR. Maap saya bukan cak kenrockwell ahlinya lensa. Saya cuma amatiran pemula yang ingin berbagi. Buat rekan – rekan yang masih bingung memilih lensa, mungkin lensa telephoto Nikon DX 55-200 mm  VR ini layak untuk dipertimbangkan dan dikoleksi melengkapi lensa kit Nikon 18-55 mm VR. Lensa keluaran Nikon, sudah dilengkapi VR, motor di lensa untuk autofocus yang cocok digunakan DSLR tanpa motor di bodi, harga terjangkau.
foto bisa dilihat di fotoduniaku.wordpress.com